RSUD Cikalongwetan Dibantu Rp 13 Miliar

NGAMPRAH – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kembali mengucurkan anggaran Rp 13 miliar untuk operasional RSUD Cikalongwetan pada 2018. Anggaran tersebut di antaranya untuk membeli alat-alat kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Bandung Barat Pupu Sari Rohayati mengungkapkan, secara bertahap perlengkapan alat kesehatan serta sumber daya manusia di RSUD Cikalongwetan akan terus ditambah pada tahun depan. Tambahan anggaran tersebut diharapkan mampu menyempurnakan pelayanan kesehatan sesuai dengan status tipe C RSUD. “Sampai saat ini masih ada kekurangan dan belum semuanya terpenuhi, seperti alkes dan SDM. Tetapi, kami upayakan di tahun depan bisa lengkap sehingga bisa mengejar tipe C,” ujarnya, selasa (5/12/2017).

Untuk mengejar rumah sakit tipe C, menurut Pupu, minimal harus ada 130 tempat tidur, sementara yang dimiliki saat ini baru 80 tempat tidur. Meski begitu, dia memastikan pelayanan instalasi gawat darurat dan rawat jalan bisa dilakukan. Pupu mengungkapkan, RSUD Cikalongwetan melengkapi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat setelah RSUD Cililin dan RSUD Lembang. RSUD Cikalongwetan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat Bandung Barat, terutama di wilayah Cikalongwetan, Cipeundeuy dan sekitarnya. Bupati Bandung Barat sebelumnya mengatakan, kekurangan anggaran untuk melengkapi tenaga medis di RSUD Cikalongwetan menjadi perhatiannya. Kebutuhan tenaga medis akan dilengkapi seiring dengan berjalannya operasional RSUD.
(Sumber : Pikiran Rakyat. Kamis, 07 Desember 2017)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *